Ironi! PT KSM Raih Sertifikat “Sangat Taat” di Tengah Keluhan Limbah Warga Teluk Aur
Leadership.co.id Rokan Hulu| Di saat warga Desa Teluk Aur masih mengeluh bau menyengat dan sungai yang tak bisa dipakai lagi, PT Karya Samo Mas atau PT KSM justru dinobatkan Pemkab Rokan Hulu sebagai perusahaan kategori “SANGAT TAAT” dalam bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tahun 2026.
Penghargaan itu diserahkan di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada peringatan 17 Agustus 2026 dan diterima langsung oleh Kepala Tata Usaha PKS KSM, Iswantoro.
Keputusan itu memicu kemarahan dan kekecewaan warga. Bagi mereka, ini tamparan keras dan bentuk penghinaan.
Aksi protes sebelumnya digelar warga pada Rabu, 12 Agustus 2026 di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hulu. Mereka menuntut perusahaan bertanggung jawab atas pencemaran yang membuat mata pencaharian mereka hilang.
“Persoalan limbah ini bukan hitungan hari. Baunya menyengat, sungai tak bisa kami manfaatkan lagi untuk cari ikan. Lah kok malah PT KSM dapat penghargaan ‘SANGAT TAAT’. Ini kurang adil,” ujar salah seorang warga Teluk Aur dengan nada geram.
Warga mendesak Bupati Rokan Hulu segera mengevaluasi dan mengkaji ulang penghargaan tersebut. “Kami berharap Bapak Bupati benar-benar turun dan melihat kondisi di lapangan, bukan hanya lihat kertas,” tegasnya.
Aktivis Lingkungan Rokan Hulu, Darbi, menyebut penghargaan itu sebagai legitimasi semu.
“Jangan jadikan penghargaan ini sebagai stempel untuk perusahaan yang sedang bermasalah di lapangan. Kalau sungai sudah tercemar dan masyarakat dirugikan, itu bukan kategori ‘sangat taat’. DLH harus malu dan turun langsung,” kritik Darbi tajam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemkab Rohul. PT KSM melalui Manajemen Osin Bagariang saat dimintai tanggapannya juga belum memberikan tanggapan apapun.(Fp)






