Dibalik Sertijab Itu Ada Haru Warga Melepas Kapolsek Idola
Leadership.co.id Rokan Hulu | Ada yang berbeda di Aula Presisi Polres Rokan Hulu, Senin (21/9/2026) pagi itu. Dibalik khidmatnya upacara serah terima jabatan, terselip haru saat nama AKP Joko Frasanta disebut untuk terakhir kalinya sebagai Kapolsek Kunto Darussalam.
Bagi warga Kunto Darussalam, 5 bulan 25 hari bukanlah waktu yang lama. Namun di waktu yang singkat itu, AKP Joko Frasanta telah meninggalkan jejak yang dalam. Ia dikenal bukan sebagai kapolsek yang hanya duduk di balik meja, melainkan sosok yang turun langsung ke lapangan.
Masih ingat di benak warga, bagaimana ia memimpin langsung penggerebekan di salah satu warung yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba pada dini hari. Tanpa ragu, ia yang paling depan masuk. Bagi sebagian anggota, gaya kepemimpinannya yang keras namun dekat dengan bawahan menjadi motivasi tersendiri.
Dihari lain, ia terlihat berbeda. Mengenakan baju biasa, ia duduk lesehan bersama para pemuda di kedai kopi, mendengarkan keluh kesah mereka tentang sulitnya lapangan kerja hingga bahaya narkoba yang mengintai kampung mereka. Dari obrolan santai itulah, banyak informasi berharga yang ia dapat.
Kini, babak itu telah usai. Berdasarkan Keputusan Kapolda Riau Nomor KEP/467/IX/2026, tongkat komando resmi ia serahkan kepada IPTU Feby Tri Gunawan, S.H., perwira muda yang sebelumnya mengabdi di Bidpropam Polda Riau.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi AKP Joko Frasanta. Menurutnya, apa yang telah dilakukan menjadi amal ibadah dan contoh nyata pengabdian Polri yang presisi.
Mutasi memang sebuah keniscayaan di tubuh Polri. Namun di balik serah terima jabatan itu, ada haru yang tak terucapkan dari warga Kunto Darussalam yang harus melepas kapolsek idolanya untuk mengabdi di tempat yang baru. (Fp)





