DAERAHPOLISIRIAUROKAN HULU

Bahu Membahu di Ladang, Polsek Tambusai Turun Tangan Bantu Petani Panen 5 Ton Jagung

Leadership.co.id Rohul/Riau|  Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Sukamaju, Kecamatan Tambusai. Polsek Tambusai, Polres Rokan Hulu,  turun langsung ke ladang untuk membantu petani PT. PSA menyelesaikan panen jagung sebanyak ±5 ton. Kegiatan berlangsung Senin–Selasa, 8–9 Juni 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Aksi ini menjadi bukti nyata Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat. Pendampingan pasca panen dilakukan untuk mempercepat proses dan menjaga kualitas hasil pertanian warga.

Kapolsek Tambusai IPTU Kristian Hadinata Sirait, S.E. mengatakan, personel dilibatkan langsung mulai dari proses pemipilan hingga pemindahan jagung ke tempat penjemuran. Setelah dipipil, jagung akan dijemur hingga kadar air mencapai 14% sesuai standar operasional Bulog Kabupaten Rohul di Desa Batas.

“Kami berkoordinasi dengan Bulog agar hasil panen petani memenuhi standar serap. Jika kadar air sudah 14%, jagung siap masuk lumbung Bulog. Mudah-mudahan 2-3 hari ke depan cuaca cerah sehingga penjemuran maksimal. Ini semua untuk kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah,” jelas IPTU Kristian.

Pendampingan ini tidak berhenti pada pengawasan. Anggota Polsek Tambusai juga ikut memikul dan memindahkan jagung dari lahan ke tempat pengeringan. Langkah kecil itu sangat membantu petani yang jumlah tenaganya terbatas saat musim panen tiba.

Ketua kelompok tani PT. PSA menyambut hangat keterlibatan polisi. Ia mengaku semangat warga jadi berlipat ganda. “Biasanya kami kerja sendiri dari pagi sampai sore. Kali ini ada Pak Polisi ikut bahu-membahu, jadi cepat selesai dan hasilnya lebih terjaga,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, kegiatan serupa akan terus digulirkan di desa binaan lain di wilayah Tambusai. Ke depan, Polsek Tambusai juga berencana menggandeng penyuluh pertanian untuk memberikan edukasi teknik pasca panen yang baik, mulai dari penjemuran sampai penyimpanan, agar hasil panen petani tidak mudah rusak. (FP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button