DAERAHPOLISIRIAUSIAK

Dua Kali Jadi Kasat Reskrim, Dua Kali Bongkar Kasus Besar: Kisah Dr. Raja Kosmos di Rohul dan Siak

Dr Raja Kosmos Parmulais S.H, M.H sosok tegas penegakan hukum yang juga akademisi

Leadership.co.id Siak | Namanya mungkin sudah tak asing di telinga masyarakat Riau. Dr. Raja Kosmos Parmulais, perwira polisi berpangkat Tiga Balok yang dikenal tegas saat bertugas, namun juga dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat.

Perjalanan karirnya banyak diwarnai pengungkapan kasus-kasus besar. Saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu, Raja Kosmos berhasil memimpin penyidikan hingga menetapkan dua tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan fiktif BBM tahun 2019-2021.

Dari serangkaian penyelidikan itu, negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp6,2 miliar. Kedua tersangka yang ditetapkan adalah Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Rohul selaku Pengguna Anggaran berinisial HI (51) dan JT (33) Direktur PT Esa Riau Berjaya. Keduanya resmi ditahan sejak Ahad, 20 Januari 2024.

Keberanian dan ketegasannya kembali terlihat saat ia menjabat Kasat Reskrim Polres Siak. Raja Kosmos memimpin Operasi Tangkap Tangan terhadap seorang Kepala Dinas Perhubungan berinisial JNI alias ANG. OTT itu terkait kasus pemerasan terhadap pemenang proyek pengadaan jasa sewa sarana transportasi air Tahun 2026.

Dalam kasus tersebut, pelaku meminta uang sebesar Rp25 juta kepada pemenang proyek. Namun korban hanya menyanggupi Rp15 juta yang kemudian diamankan saat OTT berlangsung.

Dari hasil pengembangan, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa uang tunai Rp50 juta, 1 unit sepeda motor merk RK King, 1 unit HP iPhone 15 Pro Max, dan 1 unit HP Oppo A6 Pro.

“Penegakan hukum harus tanpa pandang bulu. Itu komitmen kami,” begitu prinsip yang kerap ia pegang saat memimpin tim di lapangan.

Di balik seragamnya, Raja Kosmos adalah sosok akademisi. Pria kelahiran Simandolak Kuantan Singingi tahun 1981 ini adalah lulusan SIP Sekolah Inspektur Polisi Angkatan 43 peringkat 4 terbaik. Ia juga meraih gelar Doktor pada tahun 2018 dari Universitas Islam Bandung, Unisba.

Tak berhenti di situ. Sejak 2011, ia juga mengabdikan ilmunya sebagai Dosen Luar Biasa di Fakultas Hukum Universitas Riau, S-3 Ilmu lingkungan dan S-2 Sosiologi UNRI. Karena itu tak heran jika ia dijuluki “Polisi Ramah” oleh rekan dan mahasiswanya.

Prestasi akademiknya juga gemilang. Perwira Tiga Balok ini dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada pendidikan Sespima Angkatan ke-73.

Bagi Raja Kosmos, hukum bukan hanya soal penindakan. Tapi juga soal memberi teladan, mengajar, dan membangun kepercayaan publik. (Fp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button